www.TebingAktual.Com

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Recent in Sports

Comments

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Dana Reses Tahun 2015 - 2018 Terindikasi Korupsi

Tebing Tinggi, Tebing Aktual.Com - Penggunaan dana reses  DPRD Kota Tebing Tinggi tahun 2015 samapai tahun 2018   ada indikasi korupsi.

Sebab dugaan korupsi dana reses DPRD Kota Tebing Tinggi  sempat ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri. 

Justru dalam kaitan ini  sudah menjadi potret buruk atas kinerja DPRD selama lima tahun menjabat.

Kinerja DPRD dinilai tidak pro masyarakat, itu terungkap sesuai data temuan BPK RI tahun 2017 yang menerangkan bahwa anggaran dana reses DPRD yang digunakan untuk melakukan sosialisasi di beberapa lokasi untuk kelurahan menuai kerancuan yang diduga merugikan keuangan Negara/Daerah mencapai 625 juta rupiah.

Komentar yang beredar di beberapa media cetak maupun online mengungkapkan bahwa keterangan itu mereka ketahui dari  seorang oknum Sekwan benisial “SN” menyatakan bahwa telah ada pengembalian  dana reses  tersebut, yang terkait 25 Oknum anggota DPRD Kota Tebing Tinggi.

Pengembalian itu juga diungkap beberapa mass media ketika melakukan konfirmasi pada pihak kejaksaan "Kasi Pidsus" yang menerangkan bahwa Benar 24 Oknum DPRD Kota Tebing Tinggi telah mengembalikan kerugian keuangan Negara/Daerah atas temuan BPK RI yang mencapai 625 juta, 

namun salah satu anggota DPRD belum melakukan pengembalian sebab oknum tersebut lagi bermasalah dengan tindak pidana umum terkait penyalahgunaan Narkoba.

Fakta ini dinilai salah satu kelompok masyarakat yang diwakili oleh “S.Tambunan” saat dikonfirmasi awak media(01/02/2019) menerangkan bahwa kasus dugaan korupsi dana reses itu bukan hanya soal kerugian negara, tetapi juga terkait pemalsuan data.

“S.Tambunan”juga  menjelaskan bahwa sesuai data BPK RI tahun 2017, menerangkan bahwa pelaksanaan kegiatan reses DPRD Kota Tebing Tinggi dimasing-masing kelurahan itu hanya dihadiri beberapa orang saja dan bukan dihadiri ratusan orang.

Ditambah lagi keterangan data hasil penelusuran awak media, mendapati bahwa belum ada pedoman yang mengatur pelaksanaan kegiatan reses pimpinan dan anggota DPRD Kota Tebing Tinggi tahun 2017.

Hingga laporan pertanggungjawaban disusun berdasarkan praktik-praktik sebelumnya yang telah diterapkan dalam pelaksanaan reses. Sekwan juga mengungkapkan tidak pernah mengikuti kegiatan reses dan hanya menerima laporan dari Koordinator Tim Pendamping. (tim)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *