www.TebingAktual.Com

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Recent in Sports

Comments

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Membongkar Buruknya Drainase di Kota Adipura, Kota Tebingtinggi




Tebingtinggi, Tebing Aktual –
Penanggulangan “ banjir genangan “ sepertinya tidak menjadi perhatian khusus pihak berkompeten yakni Dinas PUPR Kota Tebingtinggi. Fakta yang tidak terbantahkan setiap turun hujan dengan tingkat curah yang lebih beberapa kawasan di inti kota acap kali mengalami banjir genangan.

Kemungkinan ini disebabkan system drainase yang buruk serta kondisi parit yang umumnya berukuran kecil dan sedang. Selain itu, hampir semua parit di Kota Tebingtinggi khususnya di kawasan inti kota di buat tertutup 

Endapan sedimen dan sampah yang tersangkut di pipa saluran rumah milik PDAM Tirta Bulian, juga menjadi penyebab ditambah lagi parit di buat dalam bentuk tertutup permanen ini walhasil petugas kebersihan sulit mengontrol keadaan parit yang telah di padati sedimen ( endapan ).

Pipa sambungan rumah milik PDAM Tirta Bulian yang sudah dipastikan melintang di dalam parit juga tidak terperhatikan pihak perusahaan apabila sudah di penuhi sampah berupa plastik kantongan yang terkadang ada yang berisi sampah rumah tangga.

Hasil pemantauan awak media di lapangan beberapa pekan lalu, di temukan sejumlah saluran drainase primer yang tersumbat,  antara lain persimpangan Jalan Iskandar Muda – Jalan Thamrin, dan kawasan Jalan Sudirman.

Kondisi ini sebenarnya sudah menjadi pembahasan public dan memaksa salah seorang pemerhati masyarakat, S.Saragih, yang di temui awak media , Sabtu ( 29/12/2018 ) di kediamannya mengatakan bahwa penyumbatan dan banjir genangan ini harus menjadi perhatian khusus pemerintah kota. 

Sebab menurutnya, luapan air dari selokan menyebarkan aroma busuk dan genangan yang terjadi pasca turun hujan menganggu kelancaran lalu lintas. Kenapa sepertinya pihak pemerintah kota Tebingtinggi " tutup mata " pungkas Saragih penuh tanya.

“Kedua saluran ini merupakan saluran vital yang mengalirkan air genangan pasca turun hujan menuju sungai Bahilang, sungai Bahilang merupakan satu dari anak sungai yang membelah kota Tebingtinggi. Masyarakat perlu solusi “ ujar Saragih.

Kepala Dinas PUPR Kota Tebingtinggi yang akan dimintai keterangannya tidak berhasil di temui, Jum’at (28/12/2018 ) menurut salah seorang staf, yang bersangkutan sedang melakukan rapat internal dengan sejumlah kepala bagian dan kepala seksi instansi tersebut.

Permasalahan buruknya drainase di Kota Tebingtinggi ini, akan menjadi perhatian sejumlah awak media, mengingat Kota Tebingtinggi sebagai kota sedang dan dikenal sebagai Kota peraih ADIPURA terkesan tidak mampu mengatasi persoalan sepele hanya persoalan sebatas banjir genangan.  ( tim JOC )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *